PABRIK SAWIT BERDIRI, RAKYAT AKAN TAMAT

Perkebunan

 

(Ilustrasi: sumber, mongabay.co.id. Foto: chik Rini)

WALHI SULTRA, Kendari – Setelah merampas lahan pertanian rakyat, PT. MERBAU sekarang kembali membangun pabrik penyulingan sawit di Desa Larepako Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe selatan (Konsel).Peletakan batu pertama pembangunan pabrik ini yang dihadiri oleh bupati Konawe selatan (KONSEL) Surunudin Dangga, bertepatan saat ratusan petani mendatangi kantor bupati konsel guna menagih janji penyelesaian konflik yang melandah mereka. Senin (2/10/17)

“Dengan berdirinya pabrik penyulingan PT MERBAU ini adalah semakinnya dampaknya para kaum tani, masyarakat adat. Dan bahkan rakyat pasti tamat dan ekologis akan punah” kata kisran makati direktur WALHI Sultra

Lanjut kisran “bahkan pangan lokal seperti sagu kelak hanya akan menjadi cerita saja untuk anak cucu kita”

Keberadan perkebunan sawit maupun peluru sangat tidak di benarkan untuk pelepasan hidup masyarakat sultra khusus konsel sebab tak tahan bukti keberuntungan dan kebaikan yang dibawah perkebunan dan penambangan ini, yang ada mebawa kesengsaraan dan penindasan serta perampasan hak kaum tani / masyarakat adat.

Leave a Reply