Walhi Usulkan Aktivis Lingkungan Masuk Kabinet Jokowi-JK

Kertas Kebijakan, Wilayah Kekola Rakyat

Perwakilan Walhi Sulteng, Ahmad Pelor menyatakan bahwa jika pemerintahan baru terbentuk, Presiden terpilih Joko Widodo harus mempertimbangkan aktivis yang konsern terhadap lingkungan hidup untuk duduk dalam jajaran kabinet.

“Sejak UU Penanaman Modal Asing di Indonesia diberlakukan, banyak kerusakan hutan dan lingkungan terjadi. Penyebabnya sederhana, alam dijadikan komoditi untuk meraup keuntungan bagi sekelompok orang,” jelasnya melalui siaran pers kepada MetroSulteng.com, Selasa (5/8/2014).

Menurutnya banyak arah kebijakan lingkungan hidup di Indonesia yang menyalahi semangat UUD 1945.

“Cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak tidak diserahkan kepada pemegang kedaulatan yaitu rakyat. Cabang-cabang produksi banyak diserahkan kepada kelompok orang yang mengambil keuntungan dari eksploitasi alam secara serampangan,” ungkapnya.

Dia menambahkan Jokowi-JK harus mulai mencari calon Menteri Lingkungan Hidup secara selektif.

“Chalid Muhammad dan Erwin Usman yang cukup lama bergelut pada aktivitas penghentian kebijakan kerusakan lingkungan akibat ulah dari brutal investasi tersebut. Mereka layak untuk dipertimbangkan menjadi Menteri Lingkungan Hidup ataupun Menteri Kehutanan. Alasannya sederhana, berikanlah jabatan itu pada orang yang memiliki rekam jejak yang sudah terbukti,” kata dia.

Leave a Reply